Konami Memorial NFT Ikut Meramaikan Dunia NFT

Konami Holdings Corporation merupakan perusahaan video game raksasa asal Jepang yang ikut meramaikan dunia NFT (Non Fungible Token) seperti perusahaan-perusahaan game yang lainnya. Layaknya Ubisoft dan Square Enix yang telah lebih dulu menginjakkan kakinya pada dunia NFT, mereka mempunyai niat yang kuat untuk mengembangkan teknologi NFT untuk masa yang akan datang.

Langkah ini diambil lantaran untuk merayakan game “Castlevania” yang telah berumur 35 tahun. Game lawas ini pertama kali diluncurkan pada tahun 1986 pada konsol Nintendo Entertainment System (NES). Dikutip dari Cryptobriefing, NFT yang akan dijadikan koleksi nantinya berupa adegan dari berbagai macam seri Castlevania yang pernah diluncurkan di NES dan Famicom.

Selain itu, ada token dengan tampilan Kastil Dracula yang menggunakan pixel art asli. Ada juga poster “Castlevania : Circle of the Moon” seri Game Boy Advance dan music yang mempunyai tema yang ikonik yaitu “Vampire Killer”.

Hanya Untuk Koleksi

Token NFT yang akan diluncurkan Konami nantinya agak berbeda dari beberapa token dari perusahaan game lainnya dikarenakan tidak mempunyai utilitas dalam game atau hanya sebatas koleksi saja. Dengan dirilisnya portal web koleksi Castlevania 35th Anniversary NFT, nantinya koleksi tersebut bakal di lelang pada OpenSea yang merupakan pasar NFT terkemuka.

Koleksi NFTnya sendiri sudah terdapat 14 karya seni yang siap untuk dilelang yang hanya mempunyai satu salinan dari setiap NFT yang disediakan dengan menampilkan adegan permainan, visual baru, baik di gambar ataupun musik latarnya (BGM).

Game Lawas Dengan Banyak Peminat

Nintendo Entertainment System (NES) pada tahun 1986 silam telah memperkenalkan video game Castlevania yang mempunyai genre horror adventure yang diminati oleh para gamers. Hal itu terbukti dengan franchise Castlevania yang berasal dari Konami telah terjualnya sebanyak lebih dari 20 juta copy.

Tidak hanya itu saja, Konami juga terkenal dengan macam-macam game franchisenya seperti Silent Hill, Yu-Gi-Oh!, Metal Gear, Contra, Suijoden, Parodius dan Gradius.

Dilansir dari situs Square Enix, Konami mulai ikut meramaikan dunia crypto dikarenakan presiden Square Enix yang telah lebih dulu menjajakan kakinya pada dunia crypto dengan memberikan surat tahun baru yang dengan pembahasan NFT dan metaverse.

Selain itu, dengan gamenya yang terkenal “Ghost Recon Breakpoint Tom Clancy”, Ubisoft sudah lebih awal memperkenalkan NFT yang bisa di pakai pada game tersebut.

Harga Mulai dari Ratusan Ribu

Saat di perkenalkan, NFT Castlevania sudah banyak peminatnya. Terhitung sampai saat ini tawaran sudah menginjak 0,005 ETH (USD 17 atau Rp 243.000) sampai dengan 0,014 ETH (USD Rp.687.000).

Perusahaan pengembang game yang lain sebut saja Gamestop, Square Enix, Ubisoft dan Electronic Art telah mempunyai rencana tentatif untuk memperkenalkan produk dan layanan NFT mereka masing-masing. Tapi sangat disayangkan rencana tersebut tidak didukung oleh masyarakat umum dikarenakan akan adanya biaya lingkungan dari aktifitas penambangan blockchain dan makin banyaknya hype pada dunia NFT.

Gamestop Akan Ikut Merambah Dunia NFT

Belum lama ini Gamestop telah memberi kejutan kepada para investor khususnya investor cryptocurrency. Perusahaan yang terletak di Amerika Serikat yang mempunyai produk berupa video game, layanan nirkabel dan elektronik ini akan mulai masuk dalam dunia NFT atau Non Fungible Tokens.

Dikutip dari CNBC, GameStop mempunyai rencana membuat kemitraan cryptocurrency dalam membuat permainan dan item untuk pasarnya. Kabar tersebut tentunya membuat GameStop yang telah jadi pusatnya pedagang eceran dalam dunia game, bakal mengembangkan salah satu sector teknologinya yang sangat popular seperti Opensea pasar NFT yang sekarang ini terkenal, dimana belum lama ini sudah dihargai USD 13,3 miliar atau sekitar Rp. 190 triliun (kurs Rp. 14.369 per USD) oleh investor.

NFT sendiri merupakan sejenis teknologi yang bisa jadi bukti kepemilikan berupa barang digital yang disimpan dalam blockchain, contohnya Ethereum. Dengan harga NFT yang terus meningkat dalam kurun waktu hanya beberapa bulan dan juga didukung dari para pemegang cryptocurrency menjadikan NFT makin berpotensi ke arah yang lebih baik.

Dari info yang telah beredar, pihak GameStop bakal fokus dengan item atau barang-barang ayng terdapat dalam game virtual layaknya senjata, sampai pakaian yang dikenakan dalam karakter game.

Antusias Perusahaan Game dalam Industri NFT

Dalam industri NFT ini bukan yang pertama kalinya dunia game ikut meramaikannya. Sudah banyak perusahaan pengembang game telah lebih dulu masuk dalam dunia seperti NFT, blockchain maupun cryptocurrency.

Sebut saja seperti Square Enix, Citadel Studios, Ubisoft, dan Nexon yang merupakan perusahaan pengembang game, juga Co-Founder Twitch Justin Kan dan pencipta seri Fable Peter Molyneux yang sudah merasa yakin pada industry NFT walaupun belum bertindak terlalu jauh.