Marvel Snap, Game Baru Trading Card

Marvel snap belum bisa dikatakan stabil di dunia game, tidak seperti kesuksesan di layar kaca dari sekuel filmnya yang telah diraihnya. Tidak heran, Marvel terus mencoba membuat game dengan berbagai macam genre seperti game baru yang telah dibuatnya dengan genre TCG (Trading-card Game).

Melalui pengumuman yang terbaru, Marvel telah mengumumkan Marvel Snap dalam inovasi terbaru mereka di dunia game trading-card. Game yang katanya berbeda dari kebanyakan TCG pada umumnya yang butuh waktu cukup lama dikarenakan fokus pada strategi yang terdapat pada game tersebut.

Selain itu, Marvel Snap selaku pengembang Second Dinner telah membawa game yang instan dan juga cepat. Dalam satu pertandingannya saja hanya membutuhkan waktu 180 detik saja hingga permainan selesai.

Agar bisa diwujudkan, studio telah diisi oleh mantan para pengembang game TCG yang di miliki Blizzard, dan mulai merancang ulang sistem TCG-nya oleh Hearthstone. Dengan menghilangkan berbagai aspek yang dirasa membuat game TCG terasa rumit dan memasukkan unsur yang menyenangkan di dalam Marvel Snap.

Membuat jumlah kartu deck tiap pemain jadi ideal menjadi salah satu hal yang telah tim lakukan dan juga meniadakan sistem turn-based yang biasanya dijumpai pada game TCG. Para pemain sekarang bisa mengatur tiap langkahnya di barengi oleh pemain lain dan juga eksekusi dalam game pada akhir permainan.

Saat bermain, pemain juga bisa mengaktifkan “SNAP” layaknya Thanos apabila pemain merasa bisa menang secara mutlak dalam permainan. SNAP sendiri berfungsi untuk menambah jumlah hadiah dalam suatu permainan.

Dengan semakin mudah dan sederhananya permainan yang dirasakan, pemain jadi bisa lebih fokus untuk bisa membangun kombinasi deck sebaik mungkin. Hal seperti ini yang telah ditunggu-tunggu dalam Marvel Snap dikarenakan terdapat 150 macam kartu berupa karakter dari Marvel yang ikonik.

Selain itu, hadirnya multiverse di dalam dunia Marvel menjadikan satu superhero kini memiliki berbagai varian dari multiverse lain. Varian superhero nantinya akan hadir dalam berbagai macam art style seperti chibi, 8-bit, komik klasik hingga realistis.

Pengembang Second Dinner berjanji memiliki berbagai macam hal yang baru saat perilisan game nantinya. Hal baru tersebut seperti misi, lokasi pertarungan, kartu, ranked season, season pass, challenge hingga event yang bisa dinikmati pemainnya.

Terkait tanggal perilisan resmi Marvel Snap masih belum ada kepastian . Akan tetapi, game ini telah membuka registrasi bagi para pengguna Android walaupun Marvel Snap sendiri akan tersedia pada PC, Android dan iOS.

CAPCOM Revisi Aturan Pada Street Fighter Setelah Banyaknya Protes Yang di Terima

Lain halnya dari Marvel, Capcom mendapatkan banyak protes dari pemainnya terkait aturan yang diterapkan didalam game Street Fighter yang dirilis pada awal 2022 silam. Hal ini memiliki tujuan agar proses yang dilalui penyelenggara saat event berlangsung jadi semakin cepat.

Di dalam peraturan yang dibuatnya, Street Fighter akan digunakan dalam turnamen esport yang terdapat dalam beberapa kategori yang dipertandingkan. Turnamen tersebut akan diadakan mulai dari skala kecil hingga skala besar.

Ada beberapa unsur yang digunakan terkait penyelenggaraan event yang akan diadakan karena nantinya akan berdampak pada biaya yang harus dikeluarkab oleh penyelenggara kepada Capcom.

Sayangnya, aturan yang dibuat Capcom dirasa terlalu ketat bukan bagi penyelenggara swasta akan tetapi dari komunitas Capcom sendiri. Hal ini dirasakan bila aturan lisensi yang free bagi komunitas masih terlalu banyak batasan yang dimiliki.

Mendengar akan hal ini, Capcom langsung cepat mengerti dan tidak butuh waktu lama untuk merubah peraturan turnamen bagi komunitasnya. Lewat akun media sosial resminya, publisher menerangkan mereka mencoba mengerti kondisi yang dialami dan berusaha untuk menanganinya dengan baik.

Berikut ini aturan Capcom yang telah di ubah untuk komunitasnya dalam turnamen esport:

  • Batas maksimal yang ditingkatkan yang awalnya $2.000 atau sekitar Rp. 21 juta berubah jadi $10.000 atau sekitar Rp. 105 juta untuk tiap event
  • Ditiadakannya batas jumlah hadiah dalam satu tahun sebesar $10.000
  • Biaya sponsorship yang awalnya $5000 atau sekitar Rp. 52.000 menjadi $6000 atau sekitar Rp. 63 juta per event
  • Untuk biaya sponsorship yang diterima tiap tahunnya yang awalnya $20.000 atau sekitar Rp. 120 juta meningkat menjadi #30.000 atau sekitar Rp. 316 juta
  • Biaya penonton yang mengalami perubahan
  • Berubahnya batasan tempat diadakannya event di bar

Aturan yang memicu kontroversi lain yang diubah oleh Capcom yaitu masalah perekaman di saat pertandingan sedang berlangsung. Padahal sebelumnya, Capcom meminta pada penyelenggara untuk mendapatkan akses penuh untuk footage dari tiap pertandignan yang berlangsung.

Namun, nampaknya Capcom kini harus meminta izin terlebih dahulu kepada penyelenggara untuk bisa memasukkan rekaman dari event yang diadakana untuk kebutuhan website resmi Capcom serta akun media sosial resmi yang mereka miliki.

Peraturan tersebut hanya berlaku pada Street Fightr V akan tetapi Cacpcom juga akan memantau setiap feedback yang diterima darikomunitas mereka dalam memastikan semua komunitas esport dari franchise yang dimiliki pada event yang sedang diselenggarakan.