Putra Mahkota Arab Saudi Kini Memiliki Game SNK Hampir Seluruhnya

Bagi penggemar game King of Fighter pasti sudah tidak asing lagi dengan SNK. Developer sekaligus publisher, SNK Corporation merupakan game pengembang game lawas seperti King of Fighter, Metal Slug, sampai SNK vs Capcom yang merupakan game fighting crossover.

Belum lama ini SNK jadi pembicaraan para gamer terkait kabar SNK Corpotration yang hampir semuanya dimiliki Mohammed bin Salman, Pangeran Arab Saudi. Sang Pangeran sekarang ini memiliki hampir semua saham yaitu 96,18% dari saham yang ada.

Siapa SNK itu ?

SNK merupakan perusahaan video game paling tua asal Jepang yang masih aktif hingga sekarang. Perusahaan yang kembangkan mulai dari 1978 ini awalnya memiliki nama Shin Nihon Kikaku yang mengembangkan game arcade.

Game yang terkenal dan populer pada kala itu Metal Slug, Fatal Fury dan juga The King of Fighter. Pernah merilis konsol game Neo Geo, sebuah game konsol untuk keluarga dengan konsep in-home sampai perangkat genggamnya yang telah diproduksi pada 1990 dan 2004.

Pangeran Arab Saudi Akusisi SNK

Melalui perusahaan yang dimiliki Sang Putra Mahkota, Electronic Gaming Development Company (EGDC) yaitu anak perusahaan dari Mohammed bin Salman Foundation (MiSK) Foundation). Dari siaran pers yang diselenggarakan secara resmi bila mereka telah memberikan dana segar sebanyak SAR 813 juta atau Rp. 3,1 triliun.

Sejak 2020, EGDC telah berinvestasi pada SNK dan EGDC langsung membeli 33,3% sahamnya saat SNK menarik para investor umumnya. Dan hal ini menjadikannya sebagai pemilik saham terbesar pada kala itu.

Seiring berjalannya waktu, MiSK Foundation mempunyai rencana untuk membeli kembali saham SNK sebanyak 51%, namun rencana berubah dan pada akhirnya mereka memiliki presentase saham yang lebih tinggi dari sebelumnya.

Lewat siaran persnya, MiSK Foundation mempunyai tujuan untuk menjalin komitmen lebih kuat yang berkelanjutan dalam memberdayakan masyarakat Arab Saudi lewat ekonomi melalui pengembang game asal Jepang tersebut, dan strategi yang diperbaharui untuk dapat dimaksimalkan pada pemberdayaan anak muda sebagai dampak positifnya.

Mendorong kualitas SNK lewat property intelektual (IP) dalam inovasinya pada industri game menjadi salah satu keputusan yang diambil oleh MiSK. Pengembangan IP pada masa depan sudah direncanakan demi menjaga serta antisipasi perkembangan yang ada pada industri game.

Saudi Vision 2030 merupakan program besar milik Pangeran Arab yang memiliki tujuan agar negara Arab Saudi bisa memfokuskan diri pada bidang pariwisata dan teknologi. Memiliki SNK adalah salah satu yang termasuk dalam program tersebut.

Belum lama ini Arab Saudi tengah melakukan investasi sekala besar pada industri game. Tidak hanya di SNK, ternyata melalui Saudi Arabia’s Public Investmen Fund (PIF) arab telah menginvestasikan sahamnya pada Activision Blizzard,Capcom, Take-Two samapi Electronic Arts.

Padahal sebelumnya, Arab Saudi telah akusisi beberapa perusahaan esports seperti FaceIT dan ESL.

Source : https://hybrid.co.id/post/snk-arab-saudi?utm_source=gamingNews-article-section&utm_medium=gamingNews-page

https://www.oneesports.id/seputar-game/pangeran-arab-saudi-akuisisi-snk/